Pentingnya Agama Dalam Menjalankan Suatu Kehidupan

Posted on 2,987 views

Gambar : Freepik

AGAMA ialah pandangan hidup dan jadi parameter yang mengendalikan perilaku penganutnya di kehidupan setiap hari. Baik atau tidak perlakuan seorang bergantung pada berapa patuh dan berapa dalam penghayatan pada agama yang dipercaya. 

Agama sangat berperan penting dalam keberlangsungan  kehidupan manusia di muka bumi ini dan agama membingbing kita ke arah yang baik.

Untuk mendapat pengetahuan mengenai peran agama lebih jauh kembali, Abul Qosim Al-Khu’i, penulis buku Ke arah Islam Logis menjelaskan, pada intinya kita memerlukan agama karena agama sanggup melestarikan jalinan yang bagus dan serasi antara manusia.

Lebih terinci, keutamaan peranan agama di kehidupan manusia bisa dimengerti dalam beberapa poin berikut ini: Pertama, agama hidupkan nilai mulia moralitas. Di turunkannya agama ke manusia memiliki jadwal hidupkan moralitas dalam rencana atur kehidupan manusia. 

Agama sangat memberikan dukungan nilai mulia yang menyeru ke konsep kebaikan, seperti keadilan, kejujuran, toleran, dan tolong-menolong.

Pada proses kehidupan yang ditempuh manusia, agama benar-benar memberikan dukungan untuk perlakuan kebaikan. Maknanya, agama bukan hanya memberinya nilai-nilai yang memiliki sifat moralitas, tetapi menjadikan sebagai dasar keyakinan. 

Agama mensyarakatkan moralitas sebagai sisi iman secara kesemuaan. Tidak sangsi, moralitas yang ditegaskan agama memiliki sifat mengikat ke tiap penganutnya.

Abul Qosim Al-Khu’i memperjelas, tanpa kontribusi agama, bisa ditegaskan jika nilai-nilai kebijakan atau moralitas itu pasti akan kehilangan artinya dan akan menjelma jadi rangkaian saran semata yang memiliki sifat tidak mengikat. 

Dalam kata lain, nilai-nilai tanpa arti cuman bercorak saran tidak lebih dari sekadar saran atau ajakan semata, misalkan, disampaikan seorang teman dekat akrab kita, sementara kita sendiri bebas untuk menampiknya atau terima.

Ke-2 ,agama memberikan kemampuan dalam memikul kesengsaraan hidup. Agama hidupkan kemampuan pada diri manusia untuk sanggup hadapi berbagai kesengsaraan hidup dan berperanan sebagai benteng kuat yang melindunginya dari gempuran lenyapnya keinginan dan keputusasaan. 

Karena keimanan yang kuat dan kepercayaan jika Allah tentu memberikan bantuan, tiap permasalahan yang ada dan tiap jalan buntet yang dijumpai dalam hidupnya bisa ditangani dan diperpecahkan. Akhirnya, dia akan sanggup menghindari dari rongrongan keputusasaan dan kesia-siaan.

Maka selainnya peranan iman sebagai kemampuan penggerak/motivasi, tapi juga sebagai factor yang memungkinkannya manusia mampu hadapi dan memikul masalah hidup dengan penuh keteguhan dan selamatkannya dari kepahitan karena ketidakberhasilan dan kekesalan yang alami.

Ke-3 , agama jadi pandangan hidup dan pegangan. Al-qur’an sebagai pandangan hidup yang tak pernah berbeda tiap jaman. Walau ada beragam ketidaksamaan tafsir dalam pahaminya, tetapi tidak sempat ada peralihan dalam kitab suci yang dipercaya kebenarannya itu.

Pada kenyataannya, manusia tidak bisa hidup tanpa pegangan atau dasar sebagai referensi dalam hidup. Karenya, dia akan condong usaha isi hidupnya dengan dan tipe pandangan hidup apa saja, walau dasar itu dan nilai-nilai yang dikandungnya itu menyimpang dan salah.

Di saat itu, kehidupan intelektualnya tidak berisi kepercayaan yang logis dan tuntunan yang sehat. Pada kondisi begitu, agama menjadi pedoman hidup dan cendekiawan dengan tuntunan yang sehat dan sanggup selamatkan seorang dari dorongan kecondongan ke kesia-siaan saat menjalankan kehidupan.

Ke-4, agama menggerakkan perkembangan pengetahuan pengetahuan. Selainnya memberinya pandangan hidup yang memiliki sifat religius, agama menggerakkan perkembangan pengetahuan pengetahuan.

Kepercayaan agama mengajari ke manusia jika pengetahuan tidak terbatas sebagai sumber dari kedisiplinan alam yang berjalan di jagat raya ini (sebagai dasar dari teori pengetahuan pengetahuan), yang di misalkan dengan sebuah buku  yang di tulis atau di karang oleh  seorang sarjana yang paling cerdas sekali. 

Tiap halamannya yang berisi rangkaian paragraf dan kalimat, mengandungi sinar kebenaran yang menggerakkan kita untuk merenungkannya dan pelajari.

Begitu peranan agama yang sudah gerakkan peradaban manusia. Proses terciptanya kehidupan manusia sejauh riwayat sampai sekarang ini, tidak bisa dilepaskan dari peranan agama. Dengan keimanan, agama sudah sanggup arahkan kehidupan manusia ke kehidupan yang bagus, keserasian dan berkemajuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *